Hallo

HALLO DUNIA BIOLOGI SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI, MARI KITA BERDISKUSI MASALAH PEMBELAJARAN BIOLOGI DISINI. PADA SISWA KAMI MOHON DISIMAK TUGAS FORTOFOLIONYA.


Berita Terbaru

BERITA TERBARU

Manfaat Kecambah


Kecambah sangat banyak mengandung gizi yang dapat bermanfaat untuk tubuh manusia diantaranya: Protein, Karbohidrat, Seng, Potasium, Asam folat, Fosfor, Kalium, Zat besi, Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Niacin, Serat, dan Energi. Adapun khasiat kecambah sendiri untuk kesehatan ialah sebagai berikut. Klik disini

Ketumbar meredakan polusi tanah

Polusi yang terjadi di kota besar meliputi tiga hal: udara, air, dan tanah. Tempat pembuangan sampah kota dan pabrik jadi contoh penghasil limbah logam berat seperti timbal, tembaga, arsenik, kadmium dan merkuri yang membuat tanah tercemar. Klik disini

Dampak mengerikan dari kurang tidur

Bagi anda yang menderita insomnia, jangan sepelekan kondisi ini anda. Sebab anda akan menghadapi berbagai masalah kesehatan lain jika insomnia tidak segera diatasi. Selain itu, pastikan anda selalu memenuhi kebutuhan tidur setiap hari. Sebab kurang tidur memberi dampak yang menakutkan bagi tubuh. Ini beberapa dampak mengerikan dari kurang tidur, diantaranya... Klik disini

Rabu, 06 November 2013

Beras Hitam Atasi Kanker dan Sakit Jantung


Beras hitam. Namanya memang belum sepopuler beras putih yang lazim dikonsumsi sebagai pangan utama masyarakat Indonesia. Namun, manfaat beras hitam lebih besar dibandingkan beras putih.
Fakta menunjukkan beras hitam berkhasiat mengatasi kanker dan jantung. Yang disebut pertama itu dialami oleh Anjarwati. Kondisi wanita kelahiran April 1973 yang menderita kanker payudara itu membaik setelah rutin mengonsumsi beras hitam 2 kali sehari pada pagi dan sore. Anjarwati menyeduh 170 g serbuk beras hitam dalam 500 ml air mendidih, mengaduk agar merata, dan meminumnya ketika seduhan hangat.
Selengkapnya baca disini

Selasa, 05 November 2013

Hukuman Fisik Picu Sakit Jantung dan Obesitas pada Anak





Intisari-Online.com - Selain memberi dampak negatif pada psikologi anak, hukuman fisik juga mengakibatkan risiko sakit jantung dan obesitas.

"Anak-anak yang mengalami kekerasan fisik, seksual dan emosi atau anak-anak yang ditelantarkan mempunyai resiko obesitas dikemudian hari," ungkap Dr. S. Djokomuljanto, SpA, spesialis anak Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci, Tangerang, Banten.

Penelitian Dr. Andrea Danese, seorang dokter psikiatri anak dan remaja di King's College London's Institute of Psychiatry di Inggris menemukan bahwa 36 persen anak yang mengalami kekerasan baik fisik, seksual maupun emosi akan mengalami obesitas saat dewasa. Hal ini mungkin disebabkan karena depresi yang terjadi pada anak anak yang mengalami kekerasan.

Demikian pula penelitian yang dilakukan oleh Keeshin BR dan kawan-kawan juga menemukan bahwa kekerasan seksual pada anak dan remaja akan memicu terjadinya obesitas dimasa dewasa. Penelitian yang dilakukan Jennifer Alvaser juga mendapatkan hubungan antara kekerasan pada anak dengan obesitas dimasa dewasa.

Menurut Djokomuljanto, semua mungkin disebabkan karena anak-anak yang mengalami kekerasan akan mengalami gangguan pola makan. Hubungan kekerasan fisik pada anak juga berhubungan dengan resiko jantung (serangan jantung) dibandingkan dengan yang tidak.

Kekerasan pada anak mempunyai prevalensi dan hubungan resiko dengan masalah kesehatan seperti kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes, gangguan kejiwaan dan lainnya namun hanya sedikit mekanisme yang diketahui dan masih memerlukan penelitian yang mandalam.

BAHAYA SMARTPHONE

Pengguna smartphone (JIBI/Solopos/Sparkyhub.com)

Solopos.com, SOLO – Hampir sepertiga jumlah penduduk di dunia sudah memiliki smartphone. Mereka rata-rata menggunakannya 150 kali sehari. Tetapi, tahukah Anda, bahwa gadget kesayangan Anda bisa mengganggu kesehatan? Seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, berikut adalah beberapa gangguan kesehatan yang disebabkan smartphone :
1. Kerusakan pada mata
Terlalu lama fokus pada benda yang kecil dapat menyebabkan mata kering, yang dapat menyebabkan peradangan dan infeksi pada mata. Lebih mengkhawatirkan lagi, ponsel bisa mempengaruhi penglihatan anak-anak dalam jangka panjang. Menurut konsultan penyakit mata dan dokter ahli bedah di Luton & Dunstable University Hospital, Mr Allon Barsam, mengatakan ada kemungkinan bahwa anak-anak yang menatap layar sepanjang hari bisa menjadi rabun saat mereka tumbuh dewasa. Untuk mengurangi risiko tersebut, Anda perlu memperbesar ukuran teks pada smartphone Anda. Selain itu, untuk menghindari silau dari cahaya ponsela Anda, gunakan ponsel Anda pada ruangan yang terang dan tidak menggunakannya lebih dari 15 menit pada suatu waktu.
2. Penekanan pada tulang belakang
Gadget kesayangan ternyata dapat mengubah postur tubuh. Hal ini dijelaskan oleh seorang fisioterapis, Kristen Lord, bahwa tubuh kita adalah produk dari apa yang kita lakukan setiap hari. Anda akan lebih sering membungkukkan badan Anda ketika Anda melihat sesuatu pada layar ponsel atau tablet. Posisi ini akan meremukkan bagian atas tulang belakang dan saraf pada kepala Anda. Keadaan ini menyebabkan sakit kepala, perasaan lelah, dan kaku. Maka, cobalah untuk memegang ponsel Anda di depan Anda agar Anda tidak selalu harus membungkuk saat menggunakannya.
3. Mengendorkan Rahang
Terlalu sering melihat ke bawah saat menggunakan ponsel Anda dapat menyebabkan rahang Anda menjadi kendor. Hal ini, sangat dihkawatirkan terutama oleh kaum hawa. Maka, cobalah untuk memegang ponsel Anda di depan Anda, bukan di bawah permukaan dada agar Anda tidak selalu membungkuk dan melihat ke bawah.
4. Menyebabkan Jerawat
Ponsel Anda ternyata dapat menyebabkan jerawat dan ruam keringat. Sebuah penelitian pada 30 sampel ponsel menemukan bahwa ponsel memiliki kuman berbahaya di atasnya 18 kali lebih banyak dari pegangan siraman air di toilet pria. Maka, hindari menempelkan ponsel Anda pada kulit wajah Anda dengan menggunakan hands-free kit. Selain itu, rajinlah membershkan layar smartphone Anda dengan larutan garam.
5. Merusak pendengaran
Mendengarkan musik melalui smartphone  dapat menyebabkan gangguan pendengaran, maka pastikan volume suara pada smartphone Anda berada pada tingkat yang paling rendah, dan jangan terlalu sering menggunakannya.
6. Sulit tidur
Komputer, laptop, tablet, dan ponsel Anda cenderung mengeluarkan cahaya biru yang diduga mengganggu hormon alami manusia untuk tidur. Maka, sebaiknya redupkan kecerahan layar ponsel Anda untuk mengurangi resiko sulit tidur, Sebaiknya, pada malam hari letakkan smartphone Anda di luar kamar demi kesehatan Anda.
7. Merusak hubungan.
Seringkali Anda berpikir bahwa smartphone Anda memfasilitasi komunikasi Anda menjadi lebih baik, namun menurut seorang psikolog di University of Bedfordshiren, Dr. Emma Short, teknologi dapat membuat Anda sulit untuk mengelola batas-batas dalam kehidupan Anda. Semakin sering Anda terlibat dengan aktivitas di jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook, semakin berkurang pula waktu berkualitas yang Anda berikan pada teman, kekasih, keluarga, dan rekan kerja Anda. Maka, Anda perlu membatasi penggunaan smartphone pada waktu-waktu tertentu, seperti saat makan dan berkumpul dengan keluarga, agar hubungan Anda tetap terjaga.